Wednesday, October 23, 2013

Harga Emas Antam Mencapai Rp 485.000/gram

Berita emas di pasar spot kemarin ( 15 Oktober) terpantau naik setelah dibuka pada kisaran 1272.74 USD/tr oz di awal perdagangan (00.00 GMT). Emas spot telah naik sekitar 4.91 USD/tr oz atau sekitar 0.38 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1277.65 USD/tr oz.

Sementara itu harga emas batangan di Logam Mulia/Antam pada hari ini (xxx) adalah Rp. 528000/gr untuk Minted Bars ukuran 1 gr , Rp. 499000/gr untuk Minted Bars ukuran 5 gr dan Rp. 494000/gr untuk Minted Bars ukuran 10 gr.

Dengan demikian Minted Bars dengan ukuran 1 gram telah mengalami penurunan sebesar Rp. -3000/gr atau turun sekitar -0.56 %/batang, Minted Bars ukuran 5 gr telah turun Rp. -3000/gr atau turun sekitar -0.60 %/batang, dan Minted Bars ukuran 10 gr telah turun Rp. -3000/gr atau turun sekitar -0.60 %/batang.

Sementara itu setelah tutup 2 hari awal pekan ini, Antam menjual emas batangannya di harga Rp.485.600/gramnya untuk minted bars ukuran 500gr. Antam menurunkan harga jual emas batanganya sampai Rp.6000 dan sedangkan buybacknya diturunkan Rp.9000 menjadi Rp.459.000.

Untuk membeli minted bars ukuran 1 gram dihargai Rp.525.000/gram sedangkan minted bars ukuran lainnya seperti ukuran 250 gr Antam menjual ke posisi Rp.486.000/gram menjadi Rp. 121.500.000, sedangkan minted bars ukuran 50gr dijual 494.000/gr menjadi Rp.24.350.000. Dan untuk  ukuran 5 gr dijual Rp.496.000/gr menjadi Rp. 2.486.000.

Antam menurunkan harga emas batangannya melihat turunnya harga spot emas dalam perdaganagn kemarin. Pada sesi perdagangan kemarin harga emas spot LLG mengalami pergerakan yang cukup fluktuatif. Harga sempat mengalami penurunan tajam ke posisi tiga bulan terendah di level 1251.60 dollar sebelum akhirnya ditutup di teritori positif.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG masih berpotensi untuk mengalami penurunan. Sesi perdagangan di Asia hari ini tampak dipenuhi oleh sentimen negatif setelah bursa saham AS di penutupan perdagangan dini hari tadi anjlok. Harga komoditas ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1250 – 1280 dollar per troy ons.

Thursday, July 11, 2013

Fed Masih Belum Kurangi Stimulus, Harga Emas LLG dan Berjangka Ditutup Naik

Harga Emas LLG dan Berjangka Ditutup Naik; Fed Masih Belum Kurangi StimulusPada perdagangan elektronik di Asia kemarin harga emas tampak mengalami penurunan (10/07). Harga emas alami koreksi setelah sempat menguat selama dua hari berturut-turut di sebabkan oleh rilis data dari China kembali menunjukkan ekonomi yang sedang bermasalah. Pasar ketakutan bahwa melambatnya ekonomi China akan mengakibatkan turunnya permintaan terhadap komoditas.

Pengetatan likuiditas di China telah menimbulkan kepanikan psikologis di pasar. Para investor saat ini sedang mengamati kondisi ekonomi China yang kurang mumpuni. Data terbaru menunjukkan bahwa ekspor dan impor dari negara ini mengalami penurunan di bulan Juni. Ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di China memang masih lesu.

Potensi penurunan harga emas juga masih dipicu oleh spekulasi bahwa The Fed akan mulai mengurangi stimulusnya pada bulan September mendatang. Sepanjang tahun 2013 ini harga emas telah mengalami penurunan sebesar 26 persen, mengarah kepada penurunan tahunan terbesar sejak tahun 1981.

Dan pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga emas berjangka maupun spot emas LLG tampak mengalami kenaikan signifikan (11/07). Harga logam mulia ini menguat mencapai posisi paling tinggi dalam satu minggu belakangan setelah hasil catatan rapat The Fed diumumkan. Dalam catatan rapat tersebut ditunjukkan bahwa para petinggi Fed masih mengharapkan stimulus dipertahankan sebab tingkat pengangguran di AS masih jauh dari harapan.

Banyak anggota dewan yang menyiratkan bahwa masih dibutuhkan sinyal pemulihan yang lebih jelas di pasar tenaga kerja AS sebelum Fed memutuskan untuk mengurangi program stimulusnya. Saat ini tingkat pengangguran di AS untuk bulan Juni lalu masih berada di level 7.6 persen, level ini dinilai masih terlalu tinggi.

Pasar emas tampak mengalami kejutan yang menyenangkan seiring dengan rilis data tersebut. Harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Agustus mengalami peningkatan sebesar 0.1 persen dan berakhir di level 1247.40 dollar dini hari tadi. Harga sempat mencapai posisi tertinggi sejak 2 Juli di level 1264.50 dollar.

Sementara itu harga emas spot LLG juga mengalami penutupan positif. Harga emas LLG tersebut ditutup pada posisi 1259.45, mengalami kenaikan sebesar 8.20 dollar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Saat ini pola pergerakan harga emas tampaknya akan cenderung melanjutkan kenaikannya. Dorongan yang berasal dari Fed tersebut berpotensi untuk bertahan. Untuk hari ini harga emas diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1244 – 1295 dollar.

Monday, June 24, 2013

Harga Emas LLG dan Berjangka Kembali Ditutup Anjlok Seiring Lesunya Harga Logam Lain

Pada perdagangan elektronik di Asia kemarin harga emas tampak mengalami pergerakan yang cenderung menguat (24/06). Harga logam mulia ini naik terbatas setelah pekan lalu membukukan penurunan mingguan yang signifikan di tengah kekhawatiran bahwa Fed akan segera mengurangi pembelian obligasi pemerintah AS. Kemelut likuiditas di China juga turut mendorong melemah harga emas pekan lalu.

Rebound teknikal yang terjadi di pasar emas sejak Jumat pekan lalu merupakan konsekuensi wajar setelah harga jatuh tajam. Harga emas pekan lalu sempat mencapai posisi paling rendah sejak bulan September 2010.

Dan kemarin harga emas LLG berada di posisi 1291.15 dollar per troy ons. Posisi harga emas spot ini melemah tipis saja yaitu sebesar 3.05 dollar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Perdagangan hari ini membawa harga emas kembali melemah setelah sempat menguat hingga mencapai posisi 1301.55 dollar.

Namun pada penutupan perdagangan di bursa komoditas New York dan London dini hari tadi harga emas berjangka dan emas spot LLG mengalami penurunan lagi (25/06). Harga emas berakhir di teritori negatif, masih melanjutkan pergerakan bearish-nya minggu lalu, yang membukukan penurunan mingguan sebesar 7 persen. Para investor masih dilanda kekhawatiran mengenai pengetatan likuiditas yang dilakukan oleh pemerintah dan bank sentral China.

Harga emas spot LLG pada akhir perdagangan tampak berada pada posisi 1282.15 dollar per troy ons. Harga penutupan tersebut melemah sebesar 12.05 dollar dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Harga emas LLG pada perdagangan kemarin sebenarnya sempat mengalami kenaikan ke posisi 1301.55 dollar.

Sementara itu harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman bulan Agustus juga tampak terpukul. Harga emas kontrak paling aktif tersebut mengalami penurunan sebesar 14.9 dollar dan berakhir pada posisi 1277.10 dollar per troy ons.

Harga-harga logam mulia lain termasuk perak dan platinum mengalami penurunan yang cukup signifikan di tengah kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi global. Harga emas berada di kisaran 10 dollar lebih tinggi dari level terendah dalam tiga tahun belakangan yang dicapai pekan lalu.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas pada perdagangan selanjutnya akan melemah terbatas. Tekanan terhadap komoditas ini tampaknya masih cukup kuat meskipun saat ini harga emas sudah berada dalam kondisi jenuh jual.

Harga Emas LLG Sesi Asia Fluktuatif, Cenderung Melemah

Harga emas spot LLG kemarin berakhir pada posisi 1294,10 dollar, mengalami peningkatan sebesar 9,65 dolar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Kenaikan emas pada akhir kemarin lebih merupakan hasil dari "bargain hunting" daripada kondisi fundamental. Secara fundamental pasar emas tampaknya masih belum bisa bergerak naik solid di tengah kekhawatiran penarikan stimulus oleh The Fed.

Di samping kenaikan harga emas, harga logam-logam lain juga mengalami kenaikan terbatas. Perak untuk pengiriman Juli naik 13,6 sen, atau 0,69 persen, menjadi ditutup pada 19,959 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 5,7 dolar AS, atau 0,42 persen, menjadi ditutup pada 1,369.5 dolar per ounce.

Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini harga emas tampak mengalami pergerakan yang cenderung menguat (24/06). Harga logam mulia ini naik terbatas setelah pekan lalu membukukan penurunan mingguan yang signifikan di tengah kekhawatiran bahwa Fed akan segera mengurangi pembelian obligasi pemerintah AS. Kemelut likuiditas di China juga turut mendorong melemah harga emas pekan lalu.

Hari ini pergerakan harga emas masih tampak fluktuatif. Harga emas sempat mengalami rebound teknikal pada awal perdagangan. Akan tetapi tekanan jual masih menguasai pasar emas sehingga para pelaku pasar akhirnya kembali melepaskan portofolio emas mereka yang membuat harga kembali tergerus.

Rebound teknikal yang terjadi di pasar emas sejak Jumat pekan lalu merupakan konsekuensi wajar setelah harga jatuh tajam. Harga emas pekan lalu sempat mencapai posisi paling rendah sejak bulan September 2010.

Hari ini harga emas LLG berada di posisi 1291.15 dollar per troy ons. Posisi harga emas spot ini melemah tipis saja yaitu sebesar 3.05 dollar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Perdagangan hari ini membawa harga emas kembali melemah setelah sempat menguat hingga mencapai posisi 1301.55 dollar.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas. Harga emas berpotensi untuk kembali mengetes level support di 1285 dollar. Sementara itu level resistance akan ditemui pada posisi 1310 dollar.

Kenaikan Harga Emas LLG Didukung Faktor Teknikal

Pada akhir perdagangan kemarin harga emas LLG dan berjangka tampak mengalami penurunan yang signifikan. Harga emas anjlok tajam dan mencapai posisi paling rendah sejak bulan September 2010 yang lalu didorong oleh sinyal dari The Fed yang akan mengurangi stimulus moneter di AS seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi di negara tersebut.

Harga emas berpotensi untuk melanjutkan penurunannya. Kondisi pasar emas saat ini sudah berada dalam posisi bearish kuat. Akan tetapi setelah anjlok tajam kemarin, hari ini harga berpotensi untuk alami konsolidasi sejenak. Untuk hari ini harga emas diperkirakan akan naik dulu, dan mengetes level resistance 1292 dollar. Sementara itu level support akan ditemui pada posisi 1260 dollar.

Tapi pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga emas, baik spot LLG maupun berjangka Comex, mengalami kenaikan terbatas. Di akhir pekan ini harga emas berjangka terbantu didorong aksi perburuan harga murah, setelah harga sempat anjlok ke level paling rendah sejak bulan September 2010 yang lalu.

Harga emas spot LLG dini hari tadi berakhir pada posisi 1294,10 dollar, mengalami peningkatan sebesar 9,65 dolar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 5,8 dolar AS, atau 0,45 persen, menjadi menetap di 1.292 dolar AS per ounce.

Kenaikan emas pada akhir perdagangan dini hari tadi lebih merupakan hasil dari "bargain hunting" daripada kondisi fundamental. Secara fundamental pasar emas tampaknya masih belum bisa bergerak naik solid di tengah kekhawatiran penarikan stimulus oleh The Fed.

Di samping kenaikan harga emas, harga logam-logam lain juga mengalami kenaikan terbatas. Perak untuk pengiriman Juli naik 13,6 sen, atau 0,69 persen, menjadi ditutup pada 19,959 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 5,7 dolar AS, atau 0,42 persen, menjadi ditutup pada 1,369.5 dolar per ounce.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas masih akan berada dalam pola melemah untuk sementara. Kondisi ekonomi global yang kembali bergejolak akibat kemungkinan dikuranginya stimulus membuat harga komoditas ini cenderung melemah.

Penutupan Pasar, Harga Emas LLG dan Berjangka Terpuruk! Anjlok 6% Lebih

Sebelumnya harga emas spot LLG terpantau berada pada posisi 1344.70 dollar per troy ons. Harga emas spot tersebut mengalami penurunan signifikan sebesar 6.55 dollar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di level 1351.25 dollar per troy ons. Posisi harga emas LLG saat ini sekaligus merupakan yang paling rendah sejak tanggal 20 Mei lalu.

Namun pada akhir perdagangan dini hari tadi harga emas LLG dan berjangka tampak mengalami penurunan yang signifikan. Harga emas anjlok tajam dan mencapai posisi paling rendah sejak bulan September 2010 yang lalu didorong oleh sinyal dari The Fed yang akan mengurangi stimulus moneter di AS seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi di negara tersebut.

Harga emas spot LLG dini hari tadi berakhir pada posisi 1284.70 dollar per troy ons, setelah sempat anjlok ke posisi 1276.40 dollar per troy ons yang merupakan posisi paling rendah sejak September 2010. Harga emas spot LLG tersebut mengalami penurunan luar biasa tajam dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di level 1351.25 dollar.

Sementara itu harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman bulan Agustus tampak mengalami penurunan yang signifikan sebesar 6.4 persen. Harga emas kontrak paling aktif tersebut ditutup pada posisi 1286.20 dollar.

Gubernur Fed Ben Bernanke menyatakan bahwa akhir tahun mendatang bank sentral ini akan mulai mengurangi program stimulus moneternya. Rapat FOMC mempertahankan program pembelian obligasi pemerintah sebesar 85 miliar dollar per bulan, menyatakan bahwa “risiko penurunan outlook ekonomi dan pasar tenaga kerja” telah berkurang. Para pembuat kebijakan menaikkan prediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2014 mendatang menjadi kisaran 3-3.5 persen dan menurunkan outlook pengangguran menjadi 6.5 persen

Harga emas berpotensi untuk melanjutkan penurunannya. Kondisi pasar emas saat ini sudah berada dalam posisi bearish kuat. Akan tetapi setelah anjlok tajam kemarin, hari ini harga berpotensi untuk alami konsolidasi sejenak. Untuk hari ini harga emas diperkirakan akan naik dulu, dan mengetes level resistance 1292 dollar. Sementara itu level support akan ditemui pada posisi 1260 dollar.

Friday, June 21, 2013

Emas LLG 22 Juni

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga emas, baik spot LLG maupun berjangka Comex, mengalami kenaikan terbatas (22/06). Di akhir pekan ini harga emas berjangka terbantu didorong aksi perburuan harga murah, setelah harga sempat anjlok ke level paling rendah sejak bulan September 2010 yang lalu.
Harga emas spot LLG dini hari tadi berakhir pada posisi 1294,10 dollar, mengalami peningkatan sebesar 9,65 dolar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 5,8 dolar AS, atau 0,45 persen, menjadi menetap di 1.292 dolar AS per ounce.
Kenaikan Harga Emas LLG Didukung Faktor Teknikal
Kenaikan emas pada akhir perdagangan dini hari tadi lebih merupakan hasil dari "bargain hunting" daripada kondisi fundamental. Secara fundamental pasar emas tampaknya masih belum bisa bergerak naik solid di tengah kekhawatiran penarikan stimulus oleh The Fed.
Secara internasional, emas diperdagangkan terutama melalui over-the-counter (OTC) transaksi dengan jumlah terbatas perdagangan di New York Mercantile Exchange (NYMEX) dan Tokyo Commodity Exchange (TOCOM). Kontrak berjangka dikenal sebagai kontrak berjangka emas. Spot emas diperdagangkan untuk penyelesaian dua hari kerja setelah tanggal transaksi, dengan hari kerja didefinisikan sebagai hari ketika kedua New York dan pasar London terbuka untuk bisnis. Tidak seperti banyak pasar komoditas, pasar forward untuk emas didorong oleh harga spot dan perbedaan suku bunga, mirip dengan pasar valuta asing, daripada pasokan yang mendasari dan dinamika permintaan. Ini karena emas, seperti mata uang, dipinjam dan dipinjamkan oleh bank sentral dan di pasar antar bank. Suku bunga untuk emas cenderung lebih rendah dari suku bunga domestik AS. Hal ini mendorong pinjaman emas sehingga bank sentral bisa mendapatkan bunga atas kepemilikan emas yang besar. Kecuali dalam keadaan khusus pasar emas cenderung berada dalam contango positif, yaitu harga berjangka emas lebih tinggi dari harga spot. Secara historis ini telah membuatnya menjadi pasar yang menarik untuk penjualan ke depan oleh produsen emas dan berkontribusi ke pasar derivatif yang aktif dan relatif cair. Harga emas juga membuat investasi lebih cair.
Di samping kenaikan harga emas, harga logam-logam lain juga mengalami kenaikan terbatas. Perak untuk pengiriman Juli naik 13,6 sen, atau 0,69 persen, menjadi ditutup pada 19,959 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 5,7 dolar AS, atau 0,42 persen, menjadi ditutup pada 1,369.5 dolar per ounce.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas masih akan berada dalam pola melemah untuk sementara. Kondisi ekonomi global yang kembali bergejolak akibat kemungkinan dikuranginya stimulus membuat harga komoditas ini cenderung melemah.